Rekam SPP UP minus

Apakah Anda mengalami  pada saat rekam SPP muncul pesan UP minus ? , jika ya silahkan coba update exe aplikasi SPM 2014 versi Dropbox berikut (versi tidak resmi alias dari email ke email). Silahkan download lalu extrak file hasil download. Setelah itu copas SPM_14.exe hasil extrak ke folder Aplikasi SPM2014, tapi jangan lupa rename dulu exe yang lama, misal ditambah versinya contoh SPM_14v2.0.exe. Selamat mencoba semoga berhasil.

Download SPM_14.exe perbaikan rekam SPP saldo UP Minus

Mohon bantuannya Share Ya, makasih. FOLLOW TWITTER KAMI @kppninfo , Ayo Gabung forumsatker.besaba.com , forum bendahara dan operator satker se Indonesia.


Baca selengkapnya ...

Cara koreksi SPM pada KPPN yang sudah implementasi SPAN

Cara koreksi SPM pada KPPN yang sudah implementasi SPAN - Koreksi SPM adalah hal yang biasa dilakukan satker ketika terjadi kesalahan pembebanan akun atau ada kesalahan uraian pada SPM yang sudah diterima FO KPPN dan sudah terbit SP2D nya. Seiring dengan implementasi SPAN (Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara) secara bertahap untuk seluruh KPPN , menjadi sebuah pertanyaan apakah cara ralat/koreksi SPM pada KPPN konvensional sama dengan KPPN yang sudah mengimplementasikan SPAN? Untuk menjawab pertanyaan ini bebera[pa waktu lalu sudah terbit Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor : PER-16/PB/2014 tentang Tata Cara Koreksi Data Transaksi Keuangan pada Sistem Perbendaharaan dan Keuangan Negara.

Per-16/PB/2014 ini sebenarnya tidak hanya mengatur tata cara koreksi SPM pada KPPN yang sudah mengimplementasikan SPAN namun cakupannya meliputi semua transaksi keuangan baik penerimaan maupun keuangan.  Tapi karena di artikel ini sudut pandang kita adalah dari sisi satuan kerja maka cukup ditinjau apakah tata cara koreksi SPM pada KPPN yang sudah menerapkan SPAN sama dengan KPPN yang masih konvensional.

Pada pasal 6 disebutkan pelaksanaan koreksi SP2D untuk satker yang tidak mempunyai akses langsung dengan SPAN dilakukan sebagai berikut :

Satker mengajukan surat permintaan koreksi ke KPPN dengan dilampiri :
  1. Copy SPM dan daftar SP2D/SP2D sebelum koreksi;
  2. SPM setelah koreksi;
  3. SPTJM sesuai format sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal ini; dan
  4. ADK Koreksi SPM
Jadi dari sisi Satker sebenarnya tata cara ralat/koreksi SPM tidak berubah masih sama dengan sebelumnya meskipun KPPN bayar sudah menerapkan SPAN. Yang berbeda  hanyalah proses pada KPPN, dimana ADK SPM koreksi akan dikonversikan menjadi ADK yang compatible untuk bisa masuk ke database SPAN. Selanjutnya ADK ralat SPM hasil konversi  akan divalidasi oleh petugas validator, jika valid maka akan di review oleh Kasi Pencairan dana dan Jika lolos akan diterbitkan persetujuan  Ralat SPM oleh Kepala Kantor .

Sedangkan pada pasal  7 disebutkan pelaksanaan koreksi SP2D untuk satker yang mempunyai akses langsung dengan SPAN, namun hingga saat ini sepertinya di KPPN yang sudah menerapkan SPAN masih digunakan konversi ADK SPM untuk bisa mengoreksi database SPAN jadi satker belum bisa mengakses secara langsung ke database span via internet.

Download PER-16/PB/2014 disini

Demikian artikel cara koreksi SPM pada KPPN yang sudah menerapkan SPAN, semoga bermanfaat untuk Anda. Mohon bantuannya share artikel ini ya. Makasih.

FOLLOW KAMI DI TWITTER @kppninfo
AYO GABUNG forumsatker.besaba.com , forum bendahara dan operator satker se Indonesia.

Baca selengkapnya ...

Aplikasi SPM dan Silabi beda Laptop

Aplikasi SPM dan silabi beda laptop - Ada pertanyaan dari Mas Syahrizal di forumsatker.besaba.com seperti ini :
  • syahrizal  edited 9:35AM 36.75.110.123Selamat pagi Pak Admin, Perkenalkan saya syahrizal dari palangkaraya.
    mau tanya, untuk transfer data SPM berbeda laptop gimana (aplikasi SPM dan Silabi terpisah) dan kalau ada Kontra Post bagaimana?
    terima kasih sebelumnya..

untuk menjawabnya, saya akan memberikan tutorial cara bagaimana jika aplikasi SPM dan silabi datanya berada pada laptop/PC yang terpisah. Di satuan kerja memang sering terpisah antara yang mengerjakan SPM dengan Operator Silabi karena akan terlalu repot jika dikerjakan satu orang saja. Lalu bagaimana tehnis operasionalnya di lapangan ? sebenarnya sederhana saja konsepnya. Aplikasi Silabi menerima data2 SPM dari Operator SPM dan merestorenya di Aplikasi Silabi. Jadi setiap ada transaksi SPM, data SPM hasil Backup harus direstore ke Aplikasi Silabi. Pada prakteknya, proses backup restore ini bisa dilakukan secara berkala misal seminggu sekali atau sebulan sekali.

Hal yang harus diperhatikan ketika melakukan backup dan restore data SPM ke Silabi adalah pilihan jenis backupnya. Jangan sampai salah, karena jika salah bisa-bisa transaksi Silabi yang sudah direkam akan amsyong alias hilang. Selain itu, sering-seringlah lakukan backup data silabi (terpisah dengan data SPM untuk jaga-jaga kalau-kalau kita salah restore).

Pada Aplikasi SPM versi 14.2.0 sudah ada pilihan backup SPM+Silabi, SPM saja atau Silabi saja. Menu backup ini ada di level ADMIN. Silahkan masuk ke level admin pada aplikasi SPM operator SPM  lalu pilih backup SPM saja, lihat gambar dibawah ini :



Klik pada bagian tengah (SPM) , lalu klik proses. Jangan lupa pilih folder tempat penyimpanan hasil backup. Hasil dari backup SPM ini adalah file dengan extensi BSP seperti gambar berikut ini :


Untuk melakukan restore, masuk ke aplikasi SPM operator Silabi dengan level ADMIN juga. lihat gambar berikut ini :


Untuk backup data Silabi, silahkan masuk aplikasi SPM operator Silabi level Admin.Pilih backup Silabi, lihat gambar dibawah ini :


Hasil dari backup Silabi akan membentuk file dengan ekstensi SIL, lihat gambar berikut :



Untuk cara restore sama dengan cara restore data SPM tersebut diatas. Oke, semoga artikel ini bermanfaat. mohon bantuannya share ya. makasih.

FORUM SATKER SE INDONESIA forumsatker.besaba.com , FOLLOW KAMI DI TWITTER @kppninfo
Baca selengkapnya ...