Mau update informasi seputar KPPN langsung ke email Anda ?

Tutorial,link update,solusi Aplikasi dan masih banyak lagi ...

Silahkan isi form dibawah ini

Nama Depan

:

Alamat Email

:
Tampilkan postingan dengan label Sistem Laporan Bendahara Instansi (Silabi). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Laporan Bendahara Instansi (Silabi). Tampilkan semua postingan

Update SPM untuk Aplikasi Silabi bendahara Penerimaan

Update SPM versi 14.0.2 perbaikan Silabi - Buat rekan-rekan bendahara yang masih sering mengalami masalah dengan aplikasi Silabinya terutama untuk bendahara penerimaan, berikut ada 3 update yang bisa dicoba, yaitu update Aplikasi SPM versi 14.2.0-A , versi  14.2.0-B (update  untuk bendahara pengeluaran) dan versi 14.2.0-C. Perlu diperhatikan ketika melakukan update Aplikasi SPM versi 14.2.0-B sebagai berikut :

Syarat Sebelum Melakukan Update Aplikasi SPM versi 14.2.0-B khusus Bendahara Penerimaan
  1. Sebelumnya telah melakukan update SPM versi 14.2.0-A (4 Agustus 2014);
  2. Melakukan perekaman user Bendahara Penerimaan pada Referensi Pejabat dengan kode : 6;
  3. Melakukan Posting ulang setiap bulan mulai dari awal tahun (Januari s.d. bukan ini);

Sedangkan Update Aplikasi SPM versi 14.2.0-C terkait hal-hal sebagai berikut (Bendahara Pengeluaran) :
  1. Perbaikan pada login Aplikasi SILABI untuk database lebih dari 1 satker dalam 1 komputer;
  2. Perbaikan posting pada Aplikasi SILABI;

Ada beberapa hal  yang harus Anda lakukan setelah melakukan update SPM 14.2.0-C yaitu :
  1. Buka startup, lalu ubah user SILABI yang bermasalah;
  2. Pilih ulang Bendahara Pengeluaran, lalu pilih kode PPK/BPPnya;
  3. Lakukan posting secara berurut dari bulan Januari s.d bulan ini;

Link download Update SPM versi  14.2.0-A,B dan C dibawah :
Update SPM versi 14.2.0-A (download)
Update SPM versi 14.2.0-B (download)

Update SPM versi 14.2.0-C (download)

NB*
Update harus dilakukan berurut mulai dari 14.2.0-A, 14.2.0-B, lalu baru 14.2.0-C. TIDAK BOLEH LOMPAT DALAM MENGUPDATE

Mohon bantuannya Share ya artikel ini via FB,G+ dan Twitter. FOLLOW TWITTER KAMI di @kppninfo , AYO gabung forumsatker.besaba.com forum bendahara dan operator satker se Indonesia.
Baca selengkapnya ...

Kumpulan Permasalahan terkait Aplikasi Silabi

Assalamualaikum rekan satker semua, seiring penggunaan Aplikasi Silabi oleh satuan kerja ternyata masih banyak kendala yang dihadapi rekan-rekan bendahara satuan kerja. Apakah Anda juga mengalami kendala saat menggunakan aplikasi Silabi ? jika YA, berikut kumpulan permasalahan yang ditanyakan rekan-rekan satker yang saya ambil dari helpdesk wikiapbn. Sebagian sudah ada solusinya dan sebagian lagi masih menjadi masukan bagi Ditjen Perbendaharaan untuk melakukan perbaikan Aplikasi Silabi kedepannya.

Kumpulan Permasalahan terkait Penggunaan Aplikasi Silabi

Pertanyaan :
Assalam, sy mau nanya masalah Aplikasi Silabi… pertanyaan saya pada Menu RUH KUITANSI di peruntukkan untuk kuitansi apa? apakah Kuitansi LS atau UP karena setelah sya baca beberapa Manual Aplikasi SILABI mengatakan bahwa transaksi uang persediaan di catat di RUH KUITANSI tetapi format Kuitansi tersebut merupakan Kuitansi LS sesuai PMK 190… Mohon Penjelasannya trims…. (Abdul Rahman)

Jawaban :

Format kuitansi sudah dibahas sebelumnya pada saat pengembangan aplikasi dan ditetapkan format kuitansi sama. Terima Kasih
Pertanyaan :
Saya mempunyai UP sebesar Rp 12.982.000, pada bulan Juni sudah di SPM GUP-Nihil, namun ketika di catat di aplikasi SiLABI, pada Berita Acara dan LPJ masih muncul kuitansi sejumlah nilai di atas, padaha sudah di nihilkan mohon bantuannya (Sulthon)

Jawaban :

Hal ini disebabkan Bendahara belum merekam transaksi (Silabi) SPM GU Nihil dengan memasukkan nilai sebesar UP. Terima Kasih
Pertanyaan :
Sakpa dan bmn saya terjadi selisih di saldo awal yaitu di kolom akumulasi penyusutan. padahal saya sudah melakukan pengiriman saldo awal untuk rekon di aplikasi bmn 2013 dan aplikasi sakpa dan bmn saya sudah yang paling update. bagaimana solusi untuk permasalahan saya (Novan)

Jawaban :

Untuk rekon internal saldo awal, sebelumnya lakukan proses pengambilan saldo awal dari aplikasi SAKPA 2013 pada  aplikasi SAKPA14.
Pertanyaan :
Setelah mencoba menggunakan Aplikasi SiLABI untuk penyusunan Pembukuan dan LPJ Bendahara, khususnya Bendahara yang memiliki BPP, terdapat beberapa kendala sebagai berikut :
Setelah melakukan transfer ADK LPJ BPP ke Bendahara Pengeluaran, terjadi double pencatatan pengeluaran di BP UP dan BP. BPP Bendahara Pengeluaran, sehingga saldo di BP UP dan BP BPP tidak sesuai dengan saldo BKU.Saldo Sebenarnya. Ketika melakukan perekaman BA Pemeriksaan Kas dan Rekonsiliasi, dan melakukan hitung saldo, kuitansi yang yang berasal dari BPP tidak terhitung menjadi kwitansi UP, sehingga terjadi selisih antara Data UP menurut Bendahara dengan Data UP di Neraca (Kas di Bendahara Pengeluaran).
Atas kejadian pada angka 1 dan angka 2, LPJ yang dihasilkan dari aplikasi juga bermasalah, yaitu saldo BP UP dan BP BPP tidak mencerminkan saldo sebenarnya, dan kuitansi BPP tidak dianggap sebagai pengeluaran di BP UP, sehingga terjadi selisih pada Saldo UP pada Bendahara dengan Saldo UP di Neraca .Ketika akan mencatat Transaksi SPM/SP2D GUP, (aplikasi minta data kwitansi yang mendasari SPM GUP), namun kwitansi yang berasal dari BPP tidak muncul.
Terjadi kendala pada aplikasi pada saat BPP akan mencatat pembayaran yang dananya berasal dari SPM LS-Bendahara, BPP sudah menerima transfer dana SPM LS-Bendahara, namun ketika akan mencatat pembayaran LS-Bendahara ke pihak yang berhak terjadi kendala
Pada Modul LPJ Bendahara Penerima, menu untuk membuat Berita Acara Pemeriksaan Kas dan Rekonsiliasi tertutup, sehingga tidak dapat membuat BA Pemeriksaan Kas dan Rekonsiliasi dan tidak bisa membuat LPJ Bendahara Penerimaan Demikian kami sampaikan mohon penjelasan, terima kasih (Iswahyudi)

Jawaban :

Permasalahan ini sudah kami tampung dan kaji. Update terbaru Aplikasi SPM/Silabi dapat diunduh di www.perbendaharaan.go.id atau dapat meminta kepada KPPN Mitra Kerja Satker. Apabila permsalahan ini berlanjut mohon untuk dapat disampaikan melalui email ke aplikasispm@gmail.com dan aplikasi.pinppspm@gmail.com agar dapat segera ditindaklanjuti.
Pertanyaan :
Aplikasi SILABI bagi kami satker yang menggunakan 2 (dua) sumber dana yaitu Rupiah Murni dan PNBP yang cukup besar (Rp.147 milyar) menghadapi beberapa kendala atau kesulitan antara lain :
Pembuatan SPP dan SPM jadi satu atau terpisah?
Apakah input transaksi mulai BKU dan buku-2 pembantu lainnya dapat dipisahkan atau harus jadi satu?
LPJ jadi satu apa dipisahkan? (Agus Supriyadi)

Jawaban :

Pembuatan SPP dan SPM disarankan jadi satu database agar mudah dalam pengambilan data.
Input Transaksi, kuitansi, dan pajak adalah kewajiban Bendahara. Pelaporan/cetakan (BKU dan buku pemabantu) secara otomatis akan dihitung oleh Aplikasi
BAR diinput oleh Bendahara dan pelaporan (cetakan) BAR dan LPJ secara otomatis disediakan oleh Aplikasi.
Pertanyaan :
Pagi Mas/ Mbak, aku mau nanya masalah aplikasi pelaporan keuangan (SILABI), kalo mau buat daftar rincian permintaan pembayaran (DRPP) di aplikasi pelaporan keuangan yang baru (SILABI), gimana ya Mas/Mbak ?! makasih, atas pencerahannya dan sharenya,…Bravo DJPB,… (y) (Irwan Azis)

Jawaban :

DRPP dalam Aplikasi SPM terkait Silabi masih dalam tahap pengembangan.
Pertanyaan :
Saya Bendahara Pengeluaran kejari Dumai, saya sudah instal update aplikasi silabi dari KPPN Dumai, masalahnya setelah saya ruh kuitansi, ternyata kuitansi yang telah saya buat tidak bisa dicetak. tolong solusinya.(Gemuruhpandapotan)

Jawaban :

Mohon dijelaskan kembali lebih mendetail pada saat apa kuitansi tersebut tidak dapat dicetak. Mohon sampaikan kembali permasalahan ini melalui email aplikasispm@gmail.com (cc: aplikasi.pinppspm@gmail.com) dengan disertai screenshot error tidak bisa mencetak kuitansi. Terima Kasih
Pertanyaan :
Saya mau tanya mengenai aplikasi SILABI.
Kenapa pada bendahara penerima tidak ada backup untuk Apl SILABI hanya ada kirim data LPJ saja (ADK LPJ)
Saat cetak masih BA tidak hasil error (uraia/ket pada BA hanya berupa garis hitam) Saat cetak LPJ knp data Minus
Setiap kali cetak BKU knp yng muncul selalu nama Bendahara Pengeluiaran atau yang lain.
4. Pada saat setting pejabat data bendahara peneriam tidak ada bendahara penerrima (pd pilihan ket) Trim (Yandi)

Jawaban :

Masukan-masukan anda menjadi bahan kami dalam melakukan perbakan SiLaBI yang nantinya akan dipublish kembali update atas perbaikan tersebut
Pertanyaan :
Mengapa penerimaan kuitansi sebagai pertanggungjawaban uang muka tidak menambah nilai kuitansi UP yang belum di GU?
Mengapa LS pihak ke 3 tidak mengurangi realisasi anggaran pada buku pengawas anggaran?
Mengapa kuitansi UP yang sudah di GU tidak mengurangi jumlah kuitansi UP yang belum di GU pada LPJ? Terima kasih (Tera Novitasari)

Jawaban :

Masukan-masukan anda menjadi bahan kami dalam melakukan perbaikan SiLaBI yang nantinya akan dipublish kembali update atas perbaikan tersebut.




Masih PUNYA BANYAK PERTANYAAN tentang Aplikasi SILABI ? ... AYO buruan GABUNG ke Forumsatker.besaba.com . forum nya bendaharadan operator satker se Indonesia.

FOLLOW KAMI DI TWITTER : @kppninfo

Sumber :
helpdesk.wikiapbn.org
Baca selengkapnya ...

Aplikasi Silabi tidak bisa posting

Aplikasi Silabi tidak bisa posting - ada keluhan dari beberapa satker yang mengalami kendala saat melakukan posting di apliaksi Silabi. Ketika melakukan posting muncul pesan 'KDOUTPUT is not found' dan ada beberapa pesan lain muncul ketika kotak dialog nya di klik terus menerus sehingga aplikasi Silabi tidak bisa ditutup. Untuk mengatasi hal ini, langkah pertama adalah dengan menutup paksa Aplikasi Silabi yang sedang running dengan cara tekan pada keybord tombol CTRL + ALT + DEL  secara bersamaan. Selanjutnya akan muncul kotak dialog task manager pada windows >> klik aplikasi Silabi yang ada pada list task manager lalu klik end task. Lihat gambar berikut ini :


Selanjutnya download update aplikasi SPM versi 14.1.3 berikut untuk perbaikan Aplikasi Silabi karena tidak bisa posting seperti diatas. Silahkan download melalui link berikut ini :


Download lalu extrak kedua file tersebut. Copas hasil extrak ke folder Aplikasi SPM 2014 di C:/ . Pilih copy and replace. Silahkan jalankan aplikasi Silabi Anda dan lakukan posting ulang. Semoga berhasil. Mohon bantuan share artikel aplikasi silabi tidak bisa posting ini ya. Makasih.

FOLLOW KAMI DI TWITTER : @kppninfo
AYO buruan gabung menjadi member forumsatker.besaba.com , forum bendahara dan operator satker se Indonesia. Dapatkan teman baru dan bertanya berbagai hal tentang pencairan dana di KPPN. klik register untuk daftar.
Baca selengkapnya ...

Aplikasi Silabi : LS Bendahara tidak muncul di BKU

LS Bendahara tidak muncul di BKU - ada pertanyaan satker di CS KPPN tentang LS bendahara dan SPM GUP yang direkam di aplikasi Silabi tidak muncul di Buku Kas umum (BKU) sedangkan di Buku Kas Pembantu muncul di bagian Kredit. Hal ini mengakibatkan saldo minus pada BKU. silahkan lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya :


Cara Perbaikan :
Pada kasus satker ini, setelah ditelusuri oleh petugas CS KPPN ternyata belum dilakukan catat no SP2D  pada aplikasi Silabi, pencatatan hanya dilakukan pada aplikasi SPM. dan setelah dilakukan pencatatan nomor SP2D di aplikasi Silabi, Transaksi LS bendahara dan GUP NIHIL sudah bisa muncul di BKU.

Baca selengkapnya ...

Aplikasi Pembukuan Bendahara Instansi (Silabi)

Aplikasi Silabi - Seorang bendahara satuan kerja berkewajiban melaksanakan pembukuan  terhadap uang yang dikelolanya. Selama ini belum ada software atau aplikasi untuk melaksanakan pembukuan tersebut sehingga pembukuan bendahara pada sebagian besar satker masih dilakukan secara manual dengan tulis tangan. Memang ada beberapa aplikasi yang digunakan oleh beberapa  instansi namun masih bersifat  intern, seperti di kementerian PU atau di Ditjen Perbendaharaan yang sudah menggunakan  Aplikasi  SISKA sejak beberapa tahun lalu untuk melakukan pembukuan bendahara.

Dalam  Peraturan Direktur Jenderal  Perbendaharaan Nomor : PER 03/PB/2014 tentang petunjuk teknis penatausahaan, pembukuan, dan pertanggungjawaban bendahara pada satuan kerja pengelola anggaran pendapatan dan belanja negara serta verifikasi laporan pertanggungjawaban bendahara Pada Bab II Pembukuan Bendahara, Pasal 3 ayat (7) disebutkan “ Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan aplikasi yang dibuat dan dibangun oleh kementerian Keuangan cq.Direktorat Jenderal Perbendaharaan”.

Untuk mengakomodir bunyi pasal 3 ayat 7 tersebut diatas, Direktur Jenderal Perbendaharaan merilis sebuah aplikasi pembukuan bendahara  yang diberi nama Sistem Laporan Bendahara  Instansi (Silabi). Sebenarnya alur pengoperasian aplikasi Silabi ini sama dengan alur pada pembukuan secara manual. Tapi karena masih baru dan banyak bendahara satker yang belum familiar dengan aplikasi Silabi ini, banyak bendahara yang mengeluhkan kesulitan dalam pengoperasian aplikasi silabi.

Penggunaan Aplikasi Silabi akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia paling lambat untuk LPJ Bendahara Bulan Juli 2014 (penyampaian LPJ ke KPPN Bulan Agustus 2014) dan bagi satker yang tidak melaksanakannya akan dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam PMK 162/PMK.05/2013.
Pada artikel Aplikasi Pembukuan Bendahara emnggunakan Silabi kali ini, blog kppn-info.blogspot.com  akan membahas cara perekaman saldo awal yang seringkali masih membingungkan satker. Selain itu petunjuk / manual aplikasi, File Update perbaikan Aplikasi Silabi dan Latihan Soal juga akan disertakan di artikel ini.    

Cara Perekaman Saldo Awal Pada Aplikasi Silabi

Langkah pertama ketika akan memulai menggunakan Aplikasi Silabi adalah melakukan perekaman Saldo Awal. Untuk langkah-langkah lainnya nanti bisa Anda lihat di manual Aplikasi Silabi nya. Menu Perekaman saldo awal digunakan untuk merekam saldo terakhir pada pembukuan bendahara  mencakup Buku Kas Umum (BKU) dan  Buku Pembantu (BP) pada saat akan memulai pembukuan menggunakan Aplikasi Silabi. Menu ini ditujukan untuk mempermudah satker karena penerapan pembukuan bendahara dengan Aplikasi Silabi tidak dimulai di awal tahun sehingga dengan perekaman saldo awal ini satker tidak harus merekam transaksi yang sudah terjadi dari awal tahun.

Tips Mengisi Saldo Awal Aplikasi Silabi

Yang menjadi pedoman pada saat mengisi saldo awal Aplikasi Silabi adalah LPJ Bendahara  Bulan Juni dengan catatan LPJ bulan Juni sudah benar.  Selanjutnya, Jika tidak terdapat Kuitansi UP yang belum di SPM kan pada LPJ Bendahara  Bulan Juni 2014, maka Saldo Per Buku diisi sama persis dengan saldo per buku pada LPJ Bendahara Bulan Juni 2014. Namun, Jika pada LPJ Juni 2014 terdapat Kuitansi UP yang belum di SPM kan maka pada Saldo BKU,BP Kas dan BP UP ditambahkan masing-masing dengan jumlah sebesar Kuitansi UP yang belum di SPM kan tersebut.


Menu rekam saldo awal pada aplikasi silabi
Perlu diperhatikan untuk pengisian nomor kuitansi terakhir, jika tidak terdapat kuitansi UP yang belum di SPM kan, maka nomor kuitansi terakhir adalah sesuai dengan nomor kuitansi terakhir pada pembukuan bendahara (manual). Namun, Jika terdapat kuitansi UP yang belum di SPM kan maka diberikan alokasi untuk perekaman kuitansi tersebut. Misal ada 2 kuitansi yang belum di SPM kan dan nomor kuitansi terakhir di bendahara adalah 40 maka nomor kuitansi terakhir pada  menu saldo awal adalah 42.

Untuk Tips Aplikasi Silabi nanti Insya Allah akan saya update di artikel selanjutnya karena sudah terlalu panjang. Untuk manual Aplikasi Silabi, File Update  dan Contoh soal untuk latihan silahkan download melalui link berikut ini :
PERHATIAN : sebelum melakukan update, lakukan Bakup aplikasi Silabi dari menu backup di Aplikasi Silabi. Backup pada aplikasi Silabi dan Aplikasi SPM akan membentuk file Backup masing-masing. Sehingga ketika Anda melakukan Backup aplikasi SPM maka data dalam aplikasi Silabi tidak akan terbawa demikian juga sebaliknya. Sebaiknya selalu lakukan bankup baik untuk aplikasi Silabi maupun SPM.



Mohon bantuannya share artikel ini agar bermanfaat untuk rekan satker yang lainnya.Terima kasih atas bantuannya. Salam hangat kppn-info.blogspot.com

FOLLOW KAMI DI TWITTER
@kppninfo



PROMO PRODUK
Belanja Online terpercaya bayar di tempat pas terima barang. Cobain sekarang belanja di Lazada.




Baca selengkapnya ...